Kasus Insiden Penikaman 17 Orang Penumpang Kereta di Tokyo Saat Perayaan Halloween

Kyota Hattori Sengaja Ingin Bunuh Orang di dalam Kereta Api Jepang Agar Dia  Bisa Dihukum Mati | Darkrosastpress.com

Darkroastpress – Seorang pria berpakaian ala Joker menyerang penumpang dalam sebuah kereta di Tokyo pada Minggu, melukai 17 orang ketika banyak orang menuju pusat kota untuk merayakan Halloween.

Televisi publik NHK melaporkan sedikitnya 17 penumpang terluka, termasuk seorang korban luka parah. NHK menyampaikan, setelah menikam para penumpang, terduga pelaku (24) menuangkan cairan sejenis minyak dan menyalakan api.

“Tadinya saya pikir itu semacam pertunjukan Haloween,” kata seorang saksi mata kepada koran Yomiuri, saat melihat para penumpang berlarian dalam keadaan panik menuju kereta.

“Lalu saya melihat seorang pria berjalan lewat jalan ini, dengan lambat mengayunkan sebilah pisau panjang,” lanjutnya, dikutip dari Al Jazeera, Senin (1/11).

Saksi mata ini menambahkan, ada darah di pisau tersebut.

Pelaku ditangkap di TKP dan sedang diselidiki atas dugaan percobaan pembunuhan. Motifnya belum diketahui. Seorang pria yang diyakini berusia sekitar 60 tahunan tak sadarkan diri dan kritis setelah ditikam.

Pejabat kepolisian Tokyo mengatakan serangan terjadi di dalam kereta Keio dekat stasiun Kokuryo.

Cuplikan televisi menunjukkan sejumlah petugas pemadam kebakaran, petugas polisi, dan paramedis menyelamatkan penumpang, banyak dari mereka melarikan diri dari jendela kereta. Dalam satu video clip, para penumpang berlarian dari gerbong lainnya, di mana api menyembur.

Sebuah video clip di Twitter menunjukkan seorang pria berkacamata memakai jas ungu dan kaos hijau terang, seperti yang dipakai Joker, duduk di sebuah kereta kosong mengisap rokok, kakinya menyilang dan terlihat tenang. Dia bisa terlihat melalui jendela yang dikelilingi para penegak hukum di video lainnya.

Shunsuke Kimura, yang merekam satu video, mengatakan kepada NHK dia melihat para penumpang berlari ketakutan dan ketika dia berusaha mencari tahu apa yang terjadi, dia mendengar sebuah ledakan dan melihat asap membumbung.

Media lokal melaporkan, terduga mengatakan kepada pihak berwenang dia “ingin membunuh orang-orang agar dia bisa dihukum mati”.

Leave a Reply