Upaya Evakuasi Kapal Besar Ever Given Tersangkut di Terusan Suez, Membuat Lalu Lintas Pengriman Macet

Melihat Kapal Nyangkut di Terusan Suez yang Bikin Heboh

Darkroastpress.com – Upaya untuk membebaskan kapal Ever Given agar bisa kembali berlayar, gagal pada hari keempat Terusan Suez macet, Jumat (26/3/2021).

Akibat Terusan Suez macet, banyak perusahaan pelayaran memerintahkan kapalnya mengubah rute untuk memutar dari jalur pintas tersebut.

Kapal Ever Given atau kapal Evergreen sesuai nama operatornya, yang panjangnya 400 meter, selebar 59 meter, serta berbobot 200.000 ton, terjepit secara diagonal sejak Selasa (23/3/2021), dan membuat Terusan Suez ditutup.

“Upaya lain untuk membebaskan kapal itu hari ini gagal,” kata Berhard Schulte Shipmanagement (BSM) yang berbasis di Singapura, dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Terusan Suez macet menimbulkan antrean panjang. Lebih dari 200 kapal di kedua ujung kanal sepanjang 193 kilometer itu tak bisa masuk, dan pengiriman minyak serta produk-produk lainnya pun tertunda.

BSM melanjutkan, “Fokusnya sekarang adalah pengerukan untuk menghilangkan pasir dan lumpur dari sekitar sisi kiri haluan kapal.

” Otoritas Terusan Suez mengatakan, 15.000-20.000 meter kubik tanah harus dikeruk untuk mencapai kedalaman 12-16 meter agar kapal Ever Given bisa bergerak.

Kalau cara ini gagal juga, tim akan menurunkan beberapa muatan kapal Ever Given atau kapal Evergreen dengan memanfaatkan air pasang yang akan dimulai Minggu (28/3/2021).

Kemudian Smit Salvage perusahaan Belanda yang terkenal mengevakuasi berbagai bangkai kapal dalam beberapa tahun terakhir mengatakan, akan ada dua kapal tunda tambahan yang tiba besok untuk membantu.

“Tidak ada laporan pencemaran atau kerusakan kargo dan penyelidikan awal tidak menyebutkan adanya kerusakan mekanis atau mesin sebagai penyebab kecelakaan,” terang BSM.

AFP melaporkan, para kru bekerja sepanjang malam menggunakan mesin pengeruk besar di bawah lampu sorot. Salah dua raksasa pengiriman global yang mengubah rutenya adalah Maersk dan Hapag-Lloyd asal Jerman.

Perubahan rute akibat Terusan Suez macet ini diperkirakan menelan biaya beberapa ratus ribu dollar AS (miliaran rupiah) untuk bahan bakar tambahan, dan menaikkan biaya pengiriman 15-20 persen, menurut Plamen Natzkoff seorang pakar di VesselsValue.

“Perusahaan perkapalan terpaksa menghadapi momok memutar jauh ke sekitar Tanjung Harapan agar sampai ke Eropa atau pantai timur Amerika Utara,” kata pernyataan Lloyd’s List, perusahaan data dan berita pengiriman.

“Kapal kontainer pertama yang melakukannya adalah Ever Greet milik Evergreen, saudaranya Ever Given,” terangnya seraya menjelaskan rute memutar kapal Terusan Suez akan butuh waktu 12 hari tambahan.

Kronologi Terusan Suez macet bermula dari badai pasir yang melanda Gurun Sinai, dan membuat pandangan kapten kapal terhalang.

Kecepatan angin mencapai 40 knot dan menyebabkan kapal Ever Given atau kapal Evergreen keluar jalur hingga tersangkut di kedua sisi kanal.

Leave a Reply